Pagi itu, dermaga Siyono masih terlihat tenang, hingga sebuah retakan di lantai memunculkan bentuk yang mengejutkan. Bukan sekadar garis biasa, tapi pola yang sangat mirip simbol dalam permainan Mahjong Wins 3. Kisah ini menyebar cepat di kalangan warga dan membangkitkan rasa takjub sekaligus tanda tanya mendalam tentang apa makna di balik semuanya.
Retakan itu pertama kali ditemukan oleh penjaga dermaga saat pagi baru saja menyapa. Bentuknya tidak seperti keretakan biasa — melengkung, simetris, dan tampak seperti digores dengan sengaja. Banyak warga datang, ingin melihat langsung keanehan yang sedang ramai dibicarakan.
Tak ada gempa, tak ada kapal besar yang bersandar. Dermaga retak begitu saja, dan bentuknya terlalu teratur untuk dianggap kebetulan biasa. Beberapa orang bahkan menyebutnya "lukisan alam yang aneh tapi memikat".
Semakin lama diperhatikan, retakan itu menyerupai salah satu simbol khas Mahjong Wins 3. Lengkungannya, titik-titik kecil di sekitarnya, hingga arah garisnya terlihat terlalu akurat — seperti hasil cetakan yang muncul dari bawah permukaan lantai dermaga.
Beberapa pengunjung menyamakan pola itu dengan simbol ‘kemenangan ganda’ yang biasanya muncul sebelum putaran besar. Seorang remaja bahkan membuka aplikasinya dan menunjukkan kesamaan itu secara langsung kepada warga lain yang terkejut.
Rian, seorang pemuda lokal, menjadi orang pertama yang berani menyebutkan bahwa pola itu mirip dengan simbol di Mahjong Wins 3. Ia berkata bahwa bentuk itu muncul ketika ia pernah menang besar dalam sesi permainannya seminggu sebelumnya.
“Waktu lihat pola di lantai, saya langsung merinding. Kayak déjà vu dari layar ponsel, tapi sekarang beneran ada di depan mata,” ungkapnya. Ucapannya menambah rasa penasaran warga yang makin yakin bahwa ada sesuatu yang tidak biasa di sana.
Tak lama, beberapa warga mulai menggambar ulang bentuk retakan, membandingkannya dengan tangkapan layar dari permainan. Hasilnya menakjubkan — bentuknya memang nyaris identik. Ukuran, orientasi, dan bahkan “keluarannya” dari garis-garis dermaga cocok dengan posisi khas simbol itu.
Seorang pensiunan guru matematika bahkan mengatakan bahwa geometri retakan itu sangat spesifik, seperti dibuat berdasarkan rumus tertentu. Mungkinkah ini hanya hasil alami? Atau memang ada sesuatu yang lebih besar di balik fenomena ini?
Bagi sebagian orang, ini hanyalah kebetulan alam. Tapi bagi mereka yang mengikuti permainan Mahjong Wins 3, pola ini seperti panggilan. Panggilan yang membangkitkan rasa takjub dan emosi — bahwa apa yang virtual bisa memantul ke dunia nyata dalam bentuk yang tak terduga.
Ada yang mengaitkannya dengan energi, dengan keberuntungan, bahkan dengan perasaan batin yang terlalu lama dipendam. Karena ketika simbol digital muncul di retakan dermaga, mungkin itu bukan hanya tanda, tapi ajakan untuk melihat hidup dari sudut yang lebih peka.
Kini dermaga Siyono bukan sekadar tempat sandar kapal. Ia menjadi titik temu dua dunia — dunia nyata yang retak, dan dunia permainan yang seolah menyusup masuk. Pola Mahjong Wins 3 yang muncul di sana menjadi cerita yang terus diperbincangkan dengan mata penuh rasa heran.
Mungkin kita tidak akan pernah tahu kenapa itu terjadi. Tapi kisah ini menyisakan perasaan: bahwa batas antara maya dan nyata bisa saja lebih tipis dari yang kita kira. Dan di sela-sela keretakan itu, ada keajaiban kecil yang menyentuh hati siapa pun yang memandangnya dengan terbuka.
Retakan di dermaga Siyono bukan hanya soal kerusakan fisik, tapi tentang rasa ingin tahu, emosi, dan sambungan tak terduga antara alam dan dunia digital. Simbol Mahjong Wins 3 di lantai dermaga menjadi bukti bahwa kadang, kisah tak masuk akal bisa terasa begitu nyata — dan justru di situlah keajaibannya.